Minggu, 16 Desember 2007

Dia datang! selamat natal...

Renungan makna dari perayaan natal
‘Dia datang untuk kita semua!’

Natal sekali lagi datang menjelang, mengingatkan kita semua bahwa Sang Penebus telah hadir ke dunia ini. Mungkin saat-saat seperti ini kita akan dengan mudahnya menemukan hiasan-hiasan yang berbau natal seperti pohon natal, atau hiasan berbentuk topi kerucut berwarna merah, yang biasa dikenakan oleh sinterklas. Hampir diseluruh pusat-pusat perbelanjaan di seluruh dunia! Bisa kita bayangkan, betapa megahnya perayaan satu tahunan ini. Hampir seluruh penjuru dunua merayakannya. Nggak ketinggalan juga tayangan televisi yang gencar menayangkan acara-demi acara yang bernuansakan perayaan besar ini.
Sempat terpikirkan, mengapa perayaan yang jatuh tanggal 25 Desember ini, bisa membuat hampir seluruh lapisan penjuru dunia merayakannya. Tapi nggak lama, jawabannya sudah bisa langsung ditemukan.
Ya iyalah, kan yang lahir Juru Selamat dunia! Bukan selebritis yang punya banyak fans, bukan atlit internasional yang punya penggemar, bukan pula pemimpin sebuah negara yang punya jutaan rakyat. Tapi Sang Juru Selamat yang datang menebus dosa siapa saja yang percaya kepada-Nya, tanpa pandang bulu.Maka, sudah sewajarnya bila seluruh pengikutnya di seluruh dunia larut dalam sikacita yang besar.
Hanya saja kita semua jangan sampai melupakan makna dari natal itu sendiri. Karena justru hal itulah yang seharusnya kita renungi dalam merayakan natal, bukan hanya dengan pesta pora yang meriah.
Natal adalah kehadiran-Nya untuk memulai serangkaian misi demi menyelamatkan kita semua. Jadi, bila saudara mencari makna natal pada megahnya perayaan di gereja, atau dalam keindahan nyanyian lagu-lagu natal, atau juga dalam kotak-kotak kado yang dijadikan hadiah natal, saudara tidak akan pernah menemukan makna natal yang sebenarnya. Bukan berarti Saudara dilarang untuk melakukan itu semua. Asalkan tidak berlebihan, semua itu baik Hanya saja semua hal tadi masih kurang! Makna Natal justru akan terwujud secara nyata dalam diri saudara, bila saudara berbagi kebahagiaan yang anda punya dengan sesama yang ada di sekitar saudara semua. Tanpa memandang siapa dia, apa pekerjaannya, apa kendaraan yang dimilikinya, hitam atau putih. Berbagilah dengannya!
Tahukah saudara kalau Dia lahir tidak seperti bayi-bati lain yang lahir ke dunia? Dia tidak lahir di tengah kemegahan suasana bila seorang pangeran lahir. Jauh dari kemewahan seperti itu, Dia lahir di dalam sebuah ksaudarang domba. Tanpa alunan musik perayaan lahirnya seorang raja yang indah. Kelahiran-Nya hanya diiringi oleh tiupan angin malam yang menusuk, dan suara nyanyian jangkrik-jangkrik. Dia tidak berasal dari ayah-ibu manusia seperti bayi yang lahir pada umumnya, tapi Dia sudah mempunyai pra-kehidupan surgawi (Yohanes 1:1-3, 14). Inilah sebabnya mengapa natal disebut penitisan (incarnation), kalimat yang artinya “dalam daging.” Dalam kelahiran Yesus, yang abadi, pencipta yang Maha Kuasa dan Maha Tahu datang kedunia sebagai manusia.
Terpujilah Allah atas kehadiran-Nya di dunia yang sebenarnya jauh dari layak untuk dijadikan tempat-nya bermukim! Demi menebus dosa kita semua, Dia rela menanggalkan semua keagungan yang dimiliki-Nya untuk tinggal bersama kita semua.
Sekaranglah saatnya kita semua menanggalkan semua kecongkakan dan egoisme yang selama ini menempel dalam kehidupan kita. Mari kita sambut kedatangan-Nya dengan kerendahan hati yang siap dan mau menerima setiap ajaran-Nya yang pastinya akan membuat hidup kita lebih baik lagi. Katakan dalam hati saudara, dimanapun saudara berada saat ini “Dia datang untuk saya!” niscaya saudara akan dapat merasakan kedatangan-Nya lebih dalam lagi.
Satu hal yang juga seharusnya tidak terlupakan dalam menyambut kedatangan-Nya kali ini, yaitu mengucapkan syukur kehadirat-Nya, atas semua berkat yang telah dilimpahkan dalam kehidupan kita setiap harinya, atas rencana-Nya yang sungguh indah, dan juga tentunya atas kedatangan-Nya ke dunia ini untuk menebus dosa kita semua yang percaya pada-Nya. Tentunya kita semua orang percaya, bukan?
Semoga dengan perayaan natal kali ini, kita semua dapat lebih mengenal lagi tentang makna kedatangan-Nya, dan mendatangkan kesukaan yang tiada habisnya. Karena memang Dia datang untuk kita semua! Untuk kita semua!
Selamat hari Natal 2007.

By:
Aridoan Simanjuntak

Tidak ada komentar: